Terobosan Baru Atasi Stres Panas

Terobosan Baru Atasi Stres Panas

Wayan Wiryawan, DVM, Direktur PT Farma Sevaka Nusan tara menyajikan seminar dengan topik “Terobosan Terbaru Mencegah Heat Stress dan Menjaga Kenyamanan Ayam pada Kandang Sistem Tertutup” di acara Indo Livestock 2016 Expo & Forum, Jakarta (29/7). Dalam presentasinya, Wayan me ngatakan, ayam layer modern mampu mencapai performa lebih baik, tetapi sensitif terhadap lingkungan dan penyakit. Ayam juga membutuhkan perlaku an ekstra pada semua aspek manajemen, dan saat memasuki umur 5 minggu sangat mudah mengalami stres panas. “Stres panas merupakan kondisi tidak seimbang antara panas tubuh untuk aktivitas produksi dan panas tubuh yang di keluarkan oleh ayam,” jelas Wayan. Suhu lingkungan yang tinggi dapat memicu terjadinya stres panas akut dan stres panas kronis penyebab kematian mendadak pada ayam. Kandang tertutup dengan sistem insulasi dan sistem ventilasi menggunakan cooling system (fogging system) yang berfungsi baik tidak terlalu dipengaruhi oleh perubahan suhu panas di luar kandang.

Namun pada kandang terbuka, perubahan suhu ekstrem di luar akan sangat berpengaruh terhadap suhu di dalam kandang. “Pada kandang terbuka, sirkulasi udara tidak berjalan dengan baik sehingga ayam mengalami stres panas yang berkepanjangan,” jelas pria jebolan Universitas Udayana itu. Tingkat akumulasi amonia, karbondioksida, dan gas buangan lainnya, lanjut dia, juga memicu terjadinya peningkatan suhu. Solusi Dokter hewan yang sudah berkiprah di sejumlah perusahaan peternakan dan obat hewan ini memberikan beberapa tips agar ayam tetap nyaman di dalam lingkungan kandang. “Yang penting su hu kandang sesuai zona nyaman ayam,” terangnya. Ventilasi dan suhu udara harus optimal dengan kelembapan ideal sekitar 60%- 70%. “Ayam juga harus ditingkatkan kesehatannya dengan pemberian Vitamin A, C, E, Selenium atau pemberian produk minyak atsiri. Kami punya Licorol yang komposisinya terdiri dari eukaliptus, mentol, dan saponin. Fungsinya untuk mencegah infeksi berbagai kuman penyebab gangguan pernapasan,” ungkap Wayan. Wayan meyakinkan, pemberian multivitamin dan elektrolit melalui air minum sangat membantu menjaga kondisi ayam dari dehidrasi. “Coba juga gunakan Selenoid yang berisi Vitamin E, B12, Selenium, Iodin, dan Cobalt.

Pemberian Licorol se baiknya dibarengi pemberian Selenovit yang berisi Vitamin E + Selenium. Tidak hanya itu. Wayan menjelaskan, pencegahan stres panas dapat dila kukan juga dengan sistem pengembunan. “Sistem pengembunan dapat membantu menurunkan suhu yang cukup tinggi dalam lingkungan kandang. Efek pendinginnya membantu ayam mengeluarkan panas tubuh akibat suhu yang melebihi ambang kritis,” jelas pria kelahiran 31 Desember ini. Sistem pengembunan mengguna kan alat yang disebut Aerial Fog System (AFS) atau alat penghasil uap air. AFS yang dipasang da lam kandang ini menggunakan air untuk kemudian di uapkan. Wa yan me neruskan, sistem penguapan ini mam pu menjaga suhu udara dalam kandang pada zona termonetral hingga ayam mampu meningkatkan konsumsi pakannya. Walhasil, ayam dapat tumbuh dengan baik. AFS menghasilkan ukuran uap air berukuran 5-10 mikron. “Alat ini juga dapat difungsikan sebagai fumigasi dan disinfektan,” ujar Wayan. AFS juga memiliki fitur sistem embun-kering, pencampur an partikel udara-air, adanya perbedaan partikel, area semprot yang luas, dan kua litas tinggi dengan garansi tiga tahun.