Cevac IBird Kendalikan IB Sejak di Hatchery

Cevac IBird Kendalikan IB Sejak di Hatchery

Untuk mencegah kerugian ekonomi akibat serangan virus IB, PT Ceva Animal Health Indo ne sia, memperkenalkan Cevac IBird (IBird) sebagai solusi. Selama ini sudah banyak vaksin live dan vaksin kill, baik yang monovalen maupun polivalen ter sedia di pasaran. Namun strain virus ba ru te rus bermunculan di lapangan sehingga jenis vaksin dan jadwal harus dise su aikan untuk memaksimalkan perlin dung an unggas. Program vaksinasi bia sanya menggunakan vaksin live Massa chusetts yang dilemahkan dengan cara penyemprotan, tetes mata, atau air minum. Kerusakan Ginjal Makin Nyata Technical Marketing Manager PT Ceva Animal Health Indonesia, Ayatullah Muhammad Natsir mengatakan, serangan IB terbukti lebih parah pada ayam muda dibandingkan ayam berumur 2-3 minggu. “Semakin muda ayam, semakin nyata gejala ke rusakan ginjal,” paparnya pada acara Indo Livestock Expo & Forum 2016 di Jakarta, Kamis (28/7). IB yang dulu dikenal se bagai penyakit sistem per napasan dan reproduksi, kini meluas meru sak ginjal.

Hasil studi Ceva pada 2010 terhadap strain QX (ada 4 QX dari berbagai negara), Massa chusetts, dan 793 B grup menunjukkan, semua IB dari grup tersebut bisa menyebabkan kerusakan per napasan.  Tapi hanya QX yang mengakibatkan ke rusakan ginjal pa rah. “QX menyerang ayam umur satu hari yang tidak pu nya kekebalan. Dia me nyerang pernapasan, gin jal, dan sistem re produk si nya,” lanjut Ayat. Risiko tersebut harus diatasi dengan vaksinasi, baik pada layer, breeder, maupun broiler. Menu rut Ayat, total layer dan breeder yang divaksin dengan varian live dan kill terus mengalami peningkatan. Namun pada broiler kewaspadaan terhadap virus IB masih perlu di tingk atk an. “ Penggunaan varian live masih kurang dari 1%,” lansirnya. Sejak kuartal kedua 2014, Ceva melakukan survei virus IB di broiler komersial.

Hasilnya, varian QX-like yang ditemu kan di Sumatera Utara dan Jawa Barat serta varian Malaysia di Sumatera Utara sangat berbahaya karena mampu merusak sistem pernapasan dan ginjal. Vaksin live tunggal dari strain Massachusset di nilai tidak mampu melindungi broiler. Pencegah Ampuh Dalam memi lih vaksin se baik nya peternak memper timbangk an beberapa faktor seperti keaman an, kekebalan dan efikasi. “Se mua faktor ini bi sa ditemukan pa da IBird,” tegas Ayat. Pada uji keamanan di la pangan, broiler yang di vak sinasi dengan Cevac IBird bersama H120 dan vaksin apathogenic ND single di hatchery menggunakan coarse spray atau vaksin live IBV varian komersial lain bersama H120 dan apathogenic ND, Cevac IBird terbukti sangat aman ketika disemprotkan pada DOC broiler.

Berdasarkan uji tantang di laboratorium, broiler komersial umur 3 minggu setelah vaksinasi dengan IBird secara semprot sejak DOC juga menunjukkan terbentuknya kekebalan yang nyata terhadap virus 793 B. Untuk efikasi, IBird yang dikombinasikan dengan vaksin live Massachusetts mampu memberikan perlindungan lebih luas terhadap virus IB strain QX, Q1, dan J2 dari berbagai negara. “Tantangan yang dilakukan pada broiler umur 6 minggu juga terlihat perlindungan yang nyata,” tambahnya. Perlindungan Cevac IBird begitu mantap secara ekonomi. Cevac IBird merupakan vaksin live IB (strain 1/96) yang dilemahkan dari kelompok 793 B. Vaksin ini merupakan vaksin kering-beku yang tersedia dalam vial 1.000, 2.500, dan 5.000 dosis dan sangat membantu untuk imunisasi aktif ayam broiler dan petelur, sehingga mengurangi efek merugikan terhadap aktivitas siliaris akibat infeksi. IBird dapat diaplikasikan pada DOC di hatchery maupun pada ayam yang lebih tua.