Budidaya Ikan Laut Sangat Menguntungkan

Budidaya Ikan Laut Sangat Menguntungkan

Andi tidak menyarankan pemula langsung terjun ke kerapu tikus karena waktu budidaya cukup lama yaitu hingga 18 bulan dan risiko terkena penyakit cukup tinggi. Andi juga menyarankan pemilihan lokasi budidaya yang airnya jernih dan de kat dengan infrastruktur agar memudahkan distribusi sarana input produksi dan pemasaran ikan. “Jarak antar KJA minimal 10 m dan jarak dengan KJA milik tetangga minimal 100 m. Tujuannya kalau ada penyakit di KJA tetangga, tidak mudah menyebar ke KJA kita. Jika bu didaya sudah mencapai skala besar, penanganan penyakit harus ditangani serius,” terang pria murah senyum ini. Lalu, peng awasan manajemen disarankan mempekerjakan penduduk lokal, dan menjaga hu bungan baik dengan aparat dan pe merintah setempat. Selain itu, disarankan untuk menggunakan KJA dengan kualitas tinggi karena budidaya di laut terbuka diliputi ombak dan arus.

“KJA ini harus bisa bertahan bertahun-tahun di ombak laut lepas agar pembudidaya tidak disibukkan dengan maintenance,” timpalnya. KJA Ramah Lingkungan Agar bisa mengekspor ikan ke mancanegara, pembudidaya harus memperoleh sertifikasi, khususnya sertifikasi ramah lingkungan. Sertifikasi ini bisa diperoleh ketika pembudidaya menggunakan KJA ramah lingkungan. “Jadi, pilih keramba yang ramah lingkungan, yakni Aquatec. Ikan yang dibudidayakan di KJA Aquatec terbukti dapat diekspor ke mancanegara, bahkan hingga ke Eropa,” seru Andi. Ujang Komarudin, Kepala Balai Budidaya Laut Situbondo memaparkan tips memilih KJA. Yakni, gunakan KJA yang tidak mudah rusak dengan masa pakai di atas 20 tahun, mampu menghadapi ombak dengan ketinggian di atas satu meter karena adanya gelombang musim an setiap tahun, memiliki sambungan yang lentur sehingga KJA dapat mengikuti gerakan saat laut bergelombang, berbahan High Density Poliethylene (HDPE) Prime Grade, dapat di bongkar pasang untuk memudahkan mobilisasi, dan sistem perangkat KJA menggu na kan baut stainless steeltahan karat un tuk memudahkan pemeliharaan.

Semua kualitas ini dimiliki oleh K JA Aquatec Andi menambahkan, KJA Aquatec mendukung sistem akuakultur keber lan jutan, ramah lingkungan, dan me me nuhi Standar Nasional Indonesia (SNI) 8175:2015 dan SNI 7917:2013. Ada berbagai bentuk KJA yang dibuat sesuai sifat biologis ikan, yaitu KJA bundar, kotak, dan oktagonal. Pembudidaya ju ga bisa menggunakan sarana budidaya terintegrasi yang terdiri dari KJA, dermaga, dan rumah apung . Fasilitas terintegrasi ini memungkinkan peng awas an dan pemeliharaan ikan lebih seksa ma secara industri. KJA Aquatec sukses dipakai untuk budidaya berbagai jenis komoditas dalam satu keramba (IMTA-Integrated Multitrophic Aquaculture). Untuk dinas pemerintah, KJA Aquatec dapat dibeli di https://e-katalog.lkpp.go.id/bagian alat dan mesin perikanan.*