Bawang Putih Mengandung Zat Aktif Aline dan Allicine

Bawang Putih Mengandung Zat Aktif Aline dan Allicine

Herbal yang juga bumbu dapur ini bisa digunakan sebagai pengganti pengencer darah. Enzim dalam bawang putih yang paling berperan dalam pengencer darah salah satunya adalah aline. Senada dengan Agus, Chief Exe cutive Officer Javaplant, Junius Rahardjo mengungkapkan, bawang putih memang merupakan simplisia herbal yang mempunyai indikasi menurunkan tekanan darah tinggi. Namun untuk menjadikannya suatu produk her bal perlu dilakukan uji klinis. Javaplant sendiri sudah melaksanakan uji klinis bawang putih dan terbukti menurun kan tekanan darah. Junius menambahkan, bawang putih juga tidak hanya untuk hipertensi. “Di jurnal penelitian ada yang menyebut kan menambah imun, mencegah kan ker, kalau jantung kaitannya hipertensi,” paparnya.

PT Marguna Tarulata APK Farma sudah mengemas herbal ini secara komersial berlabel Herbamon. Ia menjelaskan, aline dan allicine adalah dua zat aktif dalam bawang pu tih yang paling dominan dan paling ba nyak diteliti. “Aline dan allicin ini dua zat aktif yang berbeda. Kami megekstraksinya menggunakan ethanol un tuk mengambil aline dan sebagian allicin karena sifatnya lipofilik,” papar lulusan Universitas Oregon, Amerika Serikat ini. Dosis Tepat Terkait penggunaan bawang putih, Agus menyarankan, sebaiknya konsumsi bawang putih tidak berlebih, ideal nya 6 g/hari. “Perlu diperhitungkan kalau lebih dari 6 g/hari dan jangan dikunyah mentah langsung karena panasnya bisa menyebabkan sariawan,” ia mewanti-wanti.

Pemanfaatan bawang putih di kalangan masyarakat sebenarnya sudah te pat, hanya saja sering terjadi salah olah. Yang efektif adalah diberikan saat makanan sudah matang. “Ideal nya tanpa melalui proses pemanasan yang tinggi karena panas yang tinggi bisa menyebabkan kerusakan bebera pa enzim pada bawang putih,” ucap Agus. Sementara Junius merekomendasikan, dosis untuk konsumsi minimal 600 mg/hari. Untuk konsumsi herbal, ia memberi masukan agar mengikuti se suai peraturan dan mengingatkan konsumsi suplemen harus dibarengi dengan meminum air yang banyak. “Se misal saya punya 10 suplemen setiap hari, saya spread jadi beberapa jam. Kemudian saya minum air lebih dari 2 l/hari, bisa 4-6 l/hari,” jelasnya. Selain memanfaatkan herbal, lanjut dia, sebaiknya pengidap hipertensi juga mengurangi makanan yang banyak mengandung natrium (garam). Tak kalah pentingnya adalah menjaga pola makan sehat.