Ayam Kebal Berkat Herbal

Ayam Kebal Berkat Herbal

Kekebalan tubuh ayam perlu dioptimalkan. Sebab, ujar Riana, Manager Research and Development PT Medion, secara internal genetik ayam sudah banyak berubah. Pada 1950 ayam broiler harus mencapai bobot 1,4 kg dalam 11 minggu. Memasuki 2012, bobot ayam 2,1 kg bisa diraih selama 5 minggu. “Itu menyebabkan produktivitasnya harus dipicu lebih banyak lagi. Dan ini menjadi sumber stres bagi ayam,” kata dia. Selain stres internal, ayam juga mengalami stres eksternal, seperti program vaksinasi yang padat atau pindah kandang. Berbagai kondisi tersebut bisa me nyebabkan pembentukan antibodi yang kurang optimal dalam tubuh ayam. Sistem Imun Riana menjelaskan, sistem imun atau kekebalan tubuh adalah sistem kompleks yang berfungsi memerangi benda asing atau bibit penyakit, seperti vi rus, bakteri, parasit, jamur, dan toksin yang masuk ke tubuh ayam. Kekebalan tubuh terbagi dua, kekebalan tubuh spe sifik dan nonspesifik. Kekebalan tubuh nonspesifik biasanya sudah ada secara alami, seperti kulit, mukosa, dan mu cus. Sementara, kekebalan spesifik ha rus diinisiasi dahulu.

Misalnya, ayam di vaksin Avian Influenza (AI) agar muncul antibodi AI. Lulusan Farmasi Institut Teknologi Ban dung ini menambahkan, pada dasar nya ayam memiliki kekebalan tubuh alami, yaitu organ limfoid primer dan organ limfoid sekunder. Organ limfoid primer seperti thymus dan bursa fabricius, sedangkan organ limfoid sekunder seperti sumsum tulang dan kelenjar harderian. “Semua makhluk hidup punya sistem imun. Secara normal, tubuh ki ta punya daya tahan. Apakah cukup? Itu yang harus kita bantu,” katanya pada acara Indo Livestock Expo & Forum 2016 di Jakarta, Rabu (27/7). Cara menaikkan imun, sarannya, meng gunakan imunostimulan berbasis herbal. Imunostimulan merupakan bahan yang dapat meningkatkan kerja sistem kekebalan tubuh. “Kita pilih herbal karena menggunakan bahan-bahan ala mi sehingga tidak akan menimbulkan efek samping dan bebas residu,” imbuhnya. Imunostimulan Herbal Imunostimulan herbal terbukti secara klinis me ning katkan imunitas tubuh manusia.

Medion memproduksi suplemen her bal terstandar yang mampu mening katkan kekebalan spesifik dan nonspesifik, me ning kat kan nafsu makan, dan membantu pemulih an kesehatan unggas. Produk tersebut adalah Imustim. Riana menerangkan, Medion melakukan beberapa penelitian terhadap efektivitas pemberian suplemen herbal cair ini pada ayam. Pemberian Imustim 3 hari sebelum dan setelah vaksinasi Newcastle Disease (ND) dan AI pada ayam specific pathogen free (SPF, bebas patogen tertentu) terbukti mempercepat peningkatan titer antibodi ha sil vaksinasi. “Kita lakukan pengamatan dengan peng ukuran titer antibodi setiap minggu per vaksinasi. Hasilnya mulai 2-7 ming gu post-vaksinasi, titer antibodi ND pada kelompok yang diberikan Imustim lebih tinggi daripada titer antibodi yang tidak diberikan Imustim. Titer antibodi AI, hasilnya kurang lebih sama,” paparnya. Penelitian kedua saat program vaksinasi padat, yaitu vaksinasi ND dan gumboro.

Ayam layer diberikan Imustim 3 hari sebelum dan setelah vaksinasi sampai berumur 28 hari. “Hasilnya, pembentukan titer antibodi ND ayam umur 20, 24, 27 hari lebih tinggi daripada kelompok yang tidak diberi Imustim. Padahal ada tiga vaksinasi di sini,” ungkap Riana. Ayam yang sudah divaksin AI dan mengonsumsi Imustim juga diuji tantang dengan virus AI. “Tantangannya ini virus AI yang sangat ganas, ternyata tingkat perlindungannya 80%. Sementara yang tidak diberi Imustim hanya 60%,” lanjutnya. Selain tidak menimbulkan kontradiksi terhadap vaksin atau antibiotik kimia, dosis pemberian Imustim juga rendah. “Bisa diberikan ke air minum atau konversi ke berat badan, 1 ml/2 lt air minum atau 0,1 ml/kg berat badan. Ayam umur berapapun bisa pa kai,” tandas Riana. Tertarik mencoba Imustim, si imunostimulan herbal?